Artikel NLP Advanced Building Rapport

Artikel NLP Advanced Building RapportArtikel NLP Advanced Building Rapport kali ini masih membahas tentang Building Rapport namun dengan perspektif yang lebih luas disertai dengan contohnya.

Setiap orang setidaknya akan memiliki beberapa teman atau sahabat yang senantiasa melengkapi perjalanan dalam hidupnya. Namun tidak semua teman atau sahabat yang kita miliki ini memiliki kadar kedakatan yang sama dengan diri kita. Ada teman yang memang cocok bagi kita untuk diajak berbincang dengan lepas dalam membahas segala macam topik pembicaraan meski hanya sekedar sebagai obrolan ringan, namun ada juga sahabat spesial yang sesuai jika kita ingin mencurahkan segala permasalahan yang bersifat lebih pribadi.

Dari dua kategori teman atau sahabat yang kita miliki di atas akan dapat kita kenali adanya 2 (dua) pembeda yaitu teman yang hanya cocok untuk pembicaraan yang bersifat horizontal (dalam berbagai tema pembicaraan namun tidak terlalu detail dalam membicarakan tema topiknya), dan yang kedua adalah sahabat yang sesuai jika kita ingin saling berbagi dalam membicarakan sebuah topik tertentu namun dalam pembahasan yang lebih mendalam atau detail.

Kedua hal kedekatan ini di NLP dikategorikan sebagai Wide Rapport dan Deep Rapport. Sebelum nantinya kita bahas lebih detail tentang kedua hal ini, saya akan menjelaskan tentang istilah Rapport. Rapport dapat diartikan sebagai sebuah kedekatan yang sangat mutual antara kita dengan orang lain. Dari kedekatan inilah nantinya akan timbul rasa nyaman sehingga terjalin hubungan interaksi yang baik dalam komunikasi interpersonal.

Adapun pengertian dari Wide Rapport dan Deep Rapport adalah sebagai berikut :

  • Wide Rapport adalah kedekatan kita dengan orang lain dalam berbagai macam tema namun memiliki intensitas pembicaraan yang tidak terlalu detail (horizontal).
  • Deep Raport adalah kedekatan kita dengan dengan orang lain dalam satu tema namun memiliki intensitas pembicaraan yang sangat detail bahkan menjurus ke hal yang bersifat personal (vertikal).

Dari adanya kedua jenis bentuk kedekatan ini, maka setidaknya dapat kita gunakan untuk melakukan kedekatan kita dengan orang lain untuk  tujuan yang berbeda. Dalam prakteknya ketika kita ingin melakukan kedekatan dengan orang lain yang hanya bertujuan untuk membuka sebuah bentuk pembicaraan (ketika kita baru mengenal seseorang), maka kita dapat menggunakan Wide Rapport.

Namun dalam konteks yang berbeda, seperti yang terdapat pada hubungan seorang klien dan terapi maupun hubungan antara seorang customer service dengan pelanggan, maka pemilihan prinsip kedekatan secara Deep Rapport akan menjadi efektif kita gunakan.

Hal ini dikarenakan jika seseorang yang sudah kita kenal dan kita gunakan prinsip dari Deep Rapport ini semakin membangun rasa percaya yang berujung pada kondisi kenyamanan antara kita dan orang lain tersebut.

Salam,

Totok PDy

Pin It on Pinterest

Shares
Share This