Artikel NLP Tentang Strategi Berpikir

Artikel NLP tentang strategi berpikir yang dimaksud disini adalah bagaimana NLP menjelaskan bahwa ternyata keputusan tindakan kita sebetulnya berawal dari serangkaian urutan yang terjadi dari cara kita berpikir. 

Pernahkah kita memikirkan mengapa setiap bangun tidur kita tahu persis apa tepatnya yang kita lakukan? Mungkin ada di antara Anda yang melirik jam di sebelah tempat tidur kemudian bangun dar tempat tidur, atau mungkin ada yang yang langsung pergi ke kamar mandi tanpa perlu mengambil keputusan mengapa harus pergi ke kamar mandi. Benarkah apa yang kita lakukan dari beberapa hal di atas adalah tanpa campur tangan keputusan Anda? Ada pula yang mengatakan bahwa itu adalah kebiasaan yang secara otomatis kita lakukan.

Pada dasarnya semua yang kita lakukan adalah hasil dari keputusan kita berpikir. Dan itu sesungguhnya kita lakukan dengan cara berlatih dari waktu ke waktu hingga menjadi sebuah kebiasaan yang kemudian kita menamakannya sebagai program yang bekerja secara otomatis.

Artikel NLP Tentang Strategi BerpikirJika kita ibaratkan sebagai sebuah program komputer, maka pikiran kita juga bekerja secara sama dimana berlaku prinsip : input – proses – output. Awalnya kita memasukkan sebuah perintah lewat bentuk komunikasi ke dalam pikiran kita kemudian program perintah tersebut akan dianalisa oleh pikiran berkaitan dengan kesesuaian dari keberadaan diri kita (kebiasaan yang sudah tertanam dari pengalaman yang ada), untuk kemudian menghasilkan sebuah keputusan berupa perilaku. Demikian program ini bekerja secara berulang hingga menghasilkan sebuah bentuk program baku dalam pikiran kita.

Oleh karena itu segala macam perilaku yang kita lakukan sesungguhnya adalah hasil dari bekerjanya sebuah program pikiran yang ada di benak kita dan bukan semata-mata karena tercipta begitu saja. Program bagaimana sebuah keputusan dapat kita hasilkan dalam bentuk perilaku ini di NLP di sebut sebagai Strategi.

Strategi tentang cara berpikir hingga menghasilkan sebuah bentuk perilaku ini di pikiran kita dirupakan dalam bentuk urutan notasi dimana notasi-nitasi tersebut setidaknya terdiri dari 5 lima (unsur) : Visual (penglihatan), Auditori (pendengaran), Kinestetik (perabaan), Olfaktori (penciuman), dan Gustatori (pencecapan).

Kelima unsur tersebut akan menjadi semacam urutan notasi yang membentuk sebuah program dan bekerja secara cepat hingga menghasilkan bentuk perilaku tertentu. Semakin bekerja secara berulang maka program tersebut akan menjadi kebiasaan yang membentuk diri kita.

Dari uraian ini setidaknya kita menjadi tahu bahwa apapun perilaku kita sesungguhnya adalah program yang kita sendiri sebagai pemrogramnya.

Pada tulisan selanjutnya akan dibahas mengenai keterkaitan dari masing-masing kelima unsur (VAKOG) di atas.

Salam,

Totok PDy

Pin It on Pinterest

Shares
Share This