Belajar NLP Nested Loops susah gak sih? Sebelum saya menjawab pertanyaan tersebut alangkah baiknya simak dulu artikel berikut

Belajar NLP Nested LoopsSalah satu dari sekian banyak hal yang cukup menarik untuk dikaji ketika kita mempelajari NLP adalah materi yang memiliki pokok bahasan seputar dunia seni komunikasi hipnotik yang disebut sebagai Nested Loops. Sebelum nantinya saya ulas tentang konsep Nested Loops yang ada dalam NLP termasuk juga jenis pola penyampaiannya, saya akan jelaskan terlebih dulu pengertian tentang istilah Nested Loops ini.

Nested yang berarti sarang dan Loops yang diartikan sebagai lingkaran atau putaran adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia pemrograman komputer sebagai sebuah perintah program yang bersarang diantara berbagai kode-kode bahasa pemrograman yang kompleks yang biasanya dinotasikan secara khusus. Tujuan dari penggunaan Nested Loops dalam pemrograman ini adalah agar perintah yang diberikan dapat bekerja secara sempurna sebagai sebuah program saat nantinya diakses, seperti contoh berikut ini :

Belajar NLP Nested Loops

Jika hal ini dikaitkan dalam dunia komunikasi interpersonal yang secara khusus diulas dalam NLP, maka konsep dasar dari penggunaan Nested Loops ini adalah adanya sebuah pesan yang ingin kita sampaikan namun tidak dengan cara langsung melainkan kita berikan pesan-pesan yang lain agar nantinya pesan utama yang ingin kita sematkan seolah terabaikan dengan disibukkannnya pikiran sadar untuk mencerna pesan-pesan yang menjadi pembuka dan penutupnya.

Ilustrasi dari Nested Loops di NLP dapat digambarkan sebagai berikut :

Belajar NLP Nested Loops

Penjelasan : Ada cerita pertama sebagai pembuka alur pola Nested Loops namun disampaikan secara tidak utuh yang artinya cerita tersebut masih menyisakan sebuah pesan yang bersifat mengambang. Kemudian alur cerita dilanjutkan dengan cerita kedua dan ketiga dengan pola yang sama yaitu ketiga cerita tersebut belum selesai pula. Setelah sampai pada tahapan cerita ketiga maka pesan utama dapat disematkan dengan memberikan imbuhan berupa pola-pola bahasa hipnotik yang juga dapat ditemui ketika kita mempelajari NLP. Jika pesan utama tersebut sudah disampaikan, selanjutnya adalah menutup cerita ketiga, kedua, dan cerita pertama agar ketiga cerita tersebut secara utuh selesai dengan sempurna.

Dalam prakteknya nanti ketika seorang praktisi ingin menggunakan pola komunikasi model Nested Loops ini, maka setidaknya dapat ditemui pula adanya 2 (dua) cara atau pola dalam menggabungkan masing-masing cerita, yaitu dapat menggunakan gaya Soft Loops dan Hard Loops. Keduanya memiliki pola yang berbeda yang dapat digunakan dalam aplikasi pada komunikasi formal maupun ketika kita menggunakannya pada aplikasi hipnosis di tahapan penyampaian sugesti.

Sebagai catatan tambahan untuk aplikasi model Nested Loops yang penerapannya dilakukan dalam komunikasi formal tentunya diperlukan banyak latihan bagi praktisinya terutama dalam membuat rangkaian cerita yang ada, agar penyampaian konsep Nested Loops ini tidak malah menjadi terdengar aneh di telinga lawan bicara.

Semoga memberi tambahan manfaat.

 

Salam,

Totok PDy

Pin It on Pinterest

Shares
Share This