Belajar Teknik NLP Mudah dan Praktis

Belajar Teknik NLP Mudah dan Praktis itu caranya bagaimana? Ini adalah pertanyaan yang sering disampaikan para pembelajar NLP terutama yang masih awam dengan dunia NLP.

Seperti yang sudah pernah saya tulis di blog ini tentang pengertian dari NLP bahwa sebetulnya menguasai NLP bukanlah hanya sekedar mengetahui tentang aneka ragam teknik NLP saja melainkan juga harus dibekali dengan pengertian NLP yang lebih bersifat filosofis.

Hal ini dikarenakan NLP bukanlah hanya berbicara tentang serangkaian kumpulan teknik nlp saja melainkan justru pada pembentukan sikap baru untuk mencapai sebuah perubahan.

Belajar Teknik NLP Mudah dan PraktisTentang hal ini sudah disampaikan oleh salah satu co founder NLP John Grinder yang mengatakan bahwa : “ NLP is an attitude (of curiosity) and a methodology (of modelling) that leave behind a trail of techniques “

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa ragam atau kumpulan teknik nlp yang ada sebetulnya adalah hasil dari ketika seseorang mencari tahu cara dalam melakukan perubahan.

Lebih lanjut dari definisi NLP di atas sebetulnya yang lebih diutamakan adalah tentang sikap ingin tahu (curiosity) dari diri seseorang ketika mendapati dirinya ingin berubah, di mana konsep yang digunakan adalah mengacu dari pemodelan atau perumusan tentang bagaimana program perilaku manusia itu bekerja.

Dari sikap ingin tahu, serta didukung dengan pemahaman tentang cara manusia berpikir dan berperilaku, setelah itu akan muncul serangkaian jenis teknik NLP yang saat ini banyak dikenal orang.

Namun sesuai dengan janji saya yang saya tulis di judul artikel ini tentang belajar teknik NLP mudah dan praktis maka saya akan sarikan beberapa contoh teknik NLP yang sering dijumpai di berbagai kelas pelatihan NLP maupun dari buku NLP yang sekarang sudah banyak beredar.

 

JENIS TEKNIK NLP

Untuk lebih mempermudah pembaca dalam memahami berbagai macam contoh-contoh teknik NLP, maka saya akan bagi menjadi 2 golongan besar teknik NLP yang ada sesuai dengan yang saya ambil dari nama NLP (Neuro-Linguistic Programming), yaitu Neuro dan Linguistic :

NEURO :

Sebetulnya kata Neuro dalam istilah NLP memliki pengertian yang mengacu pada pengindraan yang dimiliki manusia yaitu : Visual (penglihatan), Auditori (pendengaran), Kinestetik (perabaan), Olfaktori (penciuman), dan Gustatori (pencecapan).

Oleh karena semuanya berbasiskan pengindraan maka jenis teknik NLP yang ada banyak menggunakan atau lebih tepatnya mengasah kepekaan indrawi.

Contoh Teknik NLP :

SWISH PATTERNS: Teknik ini bagi saya tergolong sebagai teknik NLP yang sangat praktis untuk merubah kebiasaan lama dan ingin membangun suatu kebiasaan baru.

Penjelasan teknik NLP Swish Patterns ini pernah saya tuangkan di artikel NLP saya di SINI.

Catatan : Swish Patterns ini sangat cocok bagi para pemula yang baru saja belajar NLP untuk segera dapat segera mendapatkan manfaat baru dalam berperilaku.

NEW BEHAVIOR GENERATOR : Meskipun nama teknik NLP yang satu ini sedikit berbau istilah teknik namun sesungguhnya teknik NLP New Behavior Generator ini justru yang jauh lebih praktis dan mudah untuk digunakan ketika seseorang ingin memiliki suatu kompetensi dalam menguasai ketrampilan tertentu.

Sebagai contoh seseorang ingin mampu berbicara di depan publik maka teknik NLP ini sangat memudahkannya untuk dapat melakukan modeling dari seorang role model pembicara yang ingin ditirunya.

Detail penjelasan teknik NLP ini dapat diBACA di SINI.

BUILDING RAPPORT : Jika boleh saya katakan, teknik ini merupakan jawaban dari pertanyaan tentang : bagaimana cara belajar teknik NLP mudah dan praktis yang dapat digunakan untuk melakukan proses persuasi kepada orang lain.

Belajar Teknik NLP Mudah dan Praktis

Dari nama teknik NLP yang satu ini sudah dapat dipahami bahwa teknik ini bertujuan untuk membangun (Building) kedekatan (Rapport) kepada orang lain ketika melakukan komunikasi persuasi yang dapat diterapkan di berbagai bidang.

Jika pembaca ingin mengetahui teknik persuasi yang praktis dapat diBACA di SINI.

 

LINGUISTIC :

Seusai dengan namanya “ linguistic / linguistik ” maka ragam teknik NLP yang ada banyak berbasiskan pada penggunaan pola kalimat atau bahasa yang juga bertujuan untuk merubah suatu keadaan atau kondisi mood seseorang ( di NLP dkenal dengan istilah STATE ) ke arah kondisi atau mood lain yang diinginkannya.

Mengenai STATE ini dapat dipelajari lebih jauh di video NLP saya di SINI.

Contoh Teknik NLP :

REFRAMING : Seusai dengan namanya yang memiliki arti membingkai, maka fungsi dari Teknik NLP Reframing ini digunakan untuk merubah makna suatu peristiwa agar dengan memiliki pemaknaan yang baru maka kondisi / state seseorang juga akan berubah.

Jika ingin memahami teknik Reframing ini dapat dilihat di artikel NLP saya di SINI atau dapat juga dilihat di video NLP saya di SINI.

FRAME : Nama teknik NLP ini hampir mirip dengan Reframing, namun ada sedikit perbedaan dimana Frame digunakan pada konteks yang lebih luas. Bahkan dengan memahami pola-pola Frame ini akan jauh lebih mempermudah kita dalam menentukan pada konteks apa suatu peristiwa dapat dimaknai dengan cara yang berbeda.

Detail mengenai penjelasan teknik ini dapat dibaca di artikel NLP saya di SINI atau di video saya di SINI

Itulah beberapa contoh-contoh teknik NLP yang dapat dipahami sekaligus dapat dipraktekkan untuk membantu kita dalam melakukan perubahan diri.

Teknik NLP manakah yang pernah Anda kenali serta pengalaman apa saja yang dapat Anda peroleh dari penggunaan teknik-teknik NLP di atas?

Silakan menulis opini Anda di sini …..

Pin It on Pinterest

Shares
Share This