Teknik NLP New Behavior Generator yang ingin saya ulas kali ini merupakan penggabungan antara fenomena Time Distortion seperti yang pernah saya jelaskan disini dengan salah satu teknik NLP yang disebut sebagai New Behavior Generator (NBG).

Sekedar catatan bahwa pengaplikasian yang saya maksud disini adalah saya mencoba mengembangkan kembali teknik yang ada di NBG dengan melakukan utilisasi terhadap fenonema Time Distortion.

Sebuah Pengalaman

Beberapa waktu yang lalu saya diminta untuk tampil di sebuah acara gathering yang diselenggarakan oleh salah satu perusahaan BUMN di Tuban Jawa Timur. Pada kesempatan tersebut pihak penyelenggara meminta saya untuk menampilkan pertunjukan hipnotis panggung. Sebetulnya hal ini sama sekali tidak menjadi kendala buat saya. Namun untuk kali ini ada syarat dari pihak penyelenggara bahwa saya harus tampil dengan durasi kurang dari 10 menit dan harus mampu mengambil identitas (KTP) pengunjung tanpa mereka menyadarinya sebanyak 4 (empat) orang dari total pengunjung yang hadir yang berjumlah tidak kurang dari 1000 (seribu) pengunjung sebelum acara berlangsung.

Dengan menggunakan salah satu teknik yang ada di NLP seperti saya sebutkan di atas (NBG) maka tentunya hal ini tidaklah menjadi masalah karena memang bagi saya teknik NBG adalah salah satu teknik yang ada di NLP yang telah terbukti sangat ampuh dalam membantu saya untuk membangun perilaku baru seperti yang sedang saya perlukan saat itu, yaitu memiliki state merayu pengunjung yang notabene saya belum kenal sama sekali serta dalam waktu cepat harus dapat melakukan hipnotis untuk mengambil KTP mereka tanpa mereka menyadarinya.

Aplikasi Teknik NBG

Tepatnya 2 (dua) jam sebelum acara berlangsung, saya segera mempraktekkan teknik NBG ini dengan memberikan sedikit polesan modifikasi dimana saya mengaplikasikan pula konsep dari Time Distortion. Ketika mempraktekkan teknik tersebut, hal utama yang saya lakukan adalah dengan menciptakan gambaran seperti apa yang saya inginkan nantinya (merayu sekaligus meg-hipnotis-nya untuk kemudian saya meminta KTP-nya secara suka rela) mulai memutar gambarannya yang menyerupai tayangan film dengan cara saya ubah pergerakan filmnya dari cepat ke pelan untuk kemudian saya ganti lagi dari pelan ke cepat hingga saya dapat mendapatkan sebuah satate yang mendukung perilaku yang menurut saya paling nyaman. Analogi berkaitan dengan hal ini adalah sama ketika kita mengendarai mobil seperti yang ada dalam tayangan video saya disini.

Alhasil setelah saya menyiapkan state yang mendukung perilaku yang saya inginkan tersebut, pada akhirnya saya mampu melakukan proses merayu hingga meng-hipnotis pengunjung guna meminta KTP tanpa yang bersangkutan menyadarinya. Dan ketika saya harus tampil di panggung dengan hanya mendapat jatah durasi tampil 10 menit, saya-pun mampu melakukannya dengan sempurna.

Semoga pengalaman saya ini dapat menambah referensi ide untuk pembaca.

Salam sahabat,

teknik nlp

Pin It on Pinterest

Shares
Share This