Teknik NLP : Outcome

Salah satu teknik NLP yang sangat membantu ketika seseorang ingin mencapai impiannya adalah Teknik NLP yang dikenal dengan Outcome. 

Teknik NLP OutcomeSering kita mendengar istilah cita-cita ketika orang berbicara yang berkaitan dengan kehidupan di masa depan. Seorang anak ketika ditanya oleh orang tuanya tentang bagaimana kehidupannya nanti ketika sudah dewasa adalah dengan pertanyaan seperti : “Jika sudah besar kamu ingin punya cita-cita sebagai apa?” Pertanyaan ini menjadi begitu lumrah bahkan cita-cita menjadi sebuah kata yang sangat umum diucapkan orang dalam kehidupan sehari-hari.

Memang secara harafiah kata ini menjadi benar jika dikaitkan sesuatu yang memang masih jauh dari kenyataan. Namun jika berkenaan dengan psikologi atau tepatnya cara otak bekerja, kata ini sesungguhnya memiliki kualitas muatan mental yang sangat lemah.

Dikatakan lemah karena kata ini jika dimaknai lebih jauh akan memiliki sebuah arti yang seoalh-olah kita hanya ingin mencapai suatu tujuan namun tidak tahu persis arah mana yang akan dituju untuk mencapai tujuan tersebut.

Kita umpamakan hal ini sebagai 2 (dua) orang yang sedang berada di sebuah terminal dengan berbekal uang yang sama serta memiliki tujuan yang sama pula namun orang pertama lebih mengetahui secara pasti arah atau jalan mana yang akan ditempuh untuk mencapainya. Sedangkan orang kedua meskipun mengetahui hendak menuju ke mana, namun dia masih kebingungan dengan langkah atau jalan mana saja yang perlu dilaluinya untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Dapat kita bayangkan bahwa dari kedua kedua orang ini akan kita pastikan bahwa orang pertama-lah yang akan sampai di tempat yang hendak dituju dibandingkan dengan orang yang kedua. Apalagi jika dilihat dari keefektifannya maka orang pertama akan jauh lebih efektif sehubungan dengan uang yang dibawanya sebagai bekal perjalanan yang akan ditujunya.

NLP mengisyaratkan adanya dua pembeda dalam kaitannya dengan tujuan yang ingin dicapai oleh seseorang. Yang pertama disebut sebagai Target, dan yang kedua disebut sebagai Outcome. Ada pembeda yang jelas diantara keduanya yaitu jika berbicara tentang target maka akan berorientasi kepada hasil yang ingin dicapai. Sedangkan jika Outcome maka akan berorientasi kepada cara apa tepatnya yang hendak dilakukan dengan tujuan ingin didapat.

Perbedaan dari kedua hal ini akan menghasilkan sesuatu yang berbeda pula, dimana jika berbicara tentang target maka seolah kita hanya berbicara tentang sesuatu yang bersifat angan-angan saja. Namun jika berbicara dari sudut pandang outcome maka kita akan digerakkan oleh sesuatu yang terarah dalam mencapai suatu tujuan. Artinya dengan berorientasi kepada Outcome maka program pikiran kita akan terstruktur serta terarah dalam merangkai sebuah perilaku yang menuju kepada tujuan yang diharapkan.

Oleh karena itu meskipun kita menggunakan kata cita-cita (yang sudah menjadi kata umum), hendaknya diiringi pula dengan adanya penentuan outcome sebagai garis bantu dalam menggapai keinginan.

Salam,

Totok PDy

Pin It on Pinterest

Shares
Share This