Bukan hanya anak yang harus siap mengikuti UNAS melainkan orang tua juga harus siap !

Tips menjadi orang tua yang siap mendampingi anak mengikuti UNASDi setiap tahun pada bulan-bulan Mei hampir semua orang tua yang memiliki putera dan puteri di Indonesia yang masih duduk di tahap akhir jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA akan disibukkan dengan 1 (satu) fokus perhatian yang sama, yaitu persiapan anak menjelang mengikuti Ujian Nasional (UNAS).

Fokus perhatian yang saya maksud di sini adalah tentang beban kekhawatiran orang tua ketika mendapati putra-putrinya memperoleh nilai yang kurang dalam ulangan harian maupun ketika berkesempatan mengikuti Try Out.

Fenomena ini bisanya banyak kita temukan ketika orang tua yang mulai sibuk dengan mencari kiat-kiat belajar untuk putra-putrinya dari berbagai sumber informasi hingga upaya untuk mendaftarkan anak pada sebuah lembaga bimbingan belajar serta mendatangkan guru les di rumah. Apakah cukup upaya ini?

Saya sebagai praktisi sekaligus pemerhati perilaku manusia lewat pengetahuan NLP memiliki pendapat bahwa upaya tersebut masih belum cukup apabila kekuatiran yang dihadapi orang tua adalah hanya tentang kualitas hasil belajar anak terutama yang didasarkan pada nilai yang telah dicapainya.

Alasan saya adalah bahwa pencapaian atas hasil belajar terutama nanti pada saat UNAS tidak hanya didasarkan pada kemampuan anak dalam memahami materi pengajaran yang akan diujikan melainkan juga tentang persiapan mental anak memiliki peran yang sangat signifikan. Atas dasar inilah maka saya memiliki pendapat bahwa pendampingan orang tua dalam membangun mental anak untuk lebih siap mengikuti UNAS.

Bagaimanakah tepatnya peran orang tua dalam menyiapkan mental putra putri-nya?

NLP sebagai pengetahuan yang secara intens membahas tentang perilaku mengajarkan bahwa kualitas perilaku manusia didasarkan pada suatu kondisi State yang dibangun dari keadaan fisik dan mental seseorang.

Dalam kaitannya dengan upaya agar nantinya anak lebih mampu mempersiapkan perilaku yang sesuai saat mengikuti UNAS, maka hendaknya orang tua juga turut berperan serta dalam membangun perilaku selain tentunya penguasaan materi pelajaran yang didapatnya dari sekolah maupun dari lembaga bimbingan belajar.

Peran orang tua dalam membangun perilaku anak tersebut sebetulnya sangat sederhana yang dapat saya rangkum melalui tips sebagai berikut :

Semoga tips ini dapat menambah referensi pembaca sebagai orang tua untuk ikut serta menyiapkan diri dalam mendampingi anak untuk mengikuti UNAS.

Salam,

Totok PDy

Pin It on Pinterest

Shares
Share This